Senin, 11 April 2011

software dan hardware jaringan

1. software jaringan
1. Sistem operasi jaringan

Os jaringan yang muncul pertama kali adalah SO Unix pada tahun 1969 diperusahaan AT & T. Sekarang sudah banyak sistem operasi jaringan bahkan Microsoft mempunyai sistem operasi yang memiliki rancangan dasar seperti unix yaitu Windows NT. Syarat utama suatu OS dapat menjamin SO jaringan adalah :

- Stabil
- Aman
- Mendukung jaringan secara Native
- Multi User
- Dapat melakukan operasi multitasking
- Dapat mendukung penggunaan hardware dalam skala besar


2. Protocol

Protocol dapat disebut bahasa komunikasi antar jaringan komputer, di bawah ini macam - macam protocol:

a. Net Beui
Net Beui merupakan protocol yang banyak digunakan dalam jaringan lokal berbasis SO windows. Protocol ini sangat baik dan cepat untuk bersharing data namun protocol ini tidak dapat dirouting.
b. IPx & SPx ( Internetwork paket exchange / Sequnce paket exchange )Protocol hampir sama bahkan mirip dengan NetBeui hanya saja perbedaanya protocol ini dapat di routing jadi dapat memungkinkan terjadinya MAN.
c. Protokol yang dikembangkan oleh OSI / ISOProtocol ini sudah digunakan oleh beberapa institusi, sayangnya segala informasi tantang protocol ini harus debeli melaui ISO dan hal ini yang menyebabkan perkembangan ISO'OSI menjadi Lambat.
d. TCP / IP ( Transmition Control Protocol / Internet Protocol )TCP / IP adalah protocol yang digunakan di jaringan global karena memiliki sistem pengalamatan yang baik dan memiliki sistem pengecekan data. saat ini terdapat 2 versi TCP/IP yang berbeda dalam sistem penomoran, yaitu IPv4 ( 32 bit ) dan IPv6 ( 128 bit ).

Ciri - ciri yang terdapat di protol TCP/IP adalah :
- standard protocol TCP/IP dalam bentuk RFC dapat diambil oleh siapapun tanpa biaya.
- tidak tergantung pada sistem operasi atau hardware tertentu.
- pengembangannya berdasarkan consensus dan tidak tergantung pada vendor tertentu
- dapat digunakan hampir di semua perangkat transmisi
- pengalamatan bersifat unix dalam skala global
- memiliki banyak layanan dan bisa ditetapkan pada internetwork

Dalam dunia internet tidak ada suatu badanpun yang berhak mengatur jalannya internet secara umum. Ada lembaga khusus yang menangani protocol yaitu :

- Internet society, bertugas mendukung dan mempromosikan pertumbuhan internet sebagai sarana komunikasi untuk riset.
- Internet Architecture Board ( IAB ), badan penasihat teknis bagi internet society, IAB mempunyai wewenang untuk menerbitkan dokumen standar Internet.
- Internet Egineering TaskForce ( IETF ), badan yang berorientasi membentuk standar internet. Badan ini dibagi menjadi 9 kelompok, masing - masing kelompok kerja tersebut adalah: kelompok kerja routing, aplikasi, addresing, keamanan komputer dan lain- lain.
- Internet Research Task Force ( IRTF ), lembaga untuk pemilihan standarisasi dalam jangka panjang.

Software Jaringan

1. Software Network Monitoring Gratis
2. Cafe Server 4.0
3. Bandwidth Controller Personal 1.14
4. Accounting & Billing Software
5. Dial-Up Software SG TCP Optimizer 3.0.5
6. LAN Search Pro – Free Pencari file pada jaringan Lan
7. EDL CyberCafe; sekuriti kemanan jaringan khusus untuk warnet, agar orang lain tidak dapat membuka Pc tanpa mengetahui paswordnya
8. Membatasi internet atau Limit Kecepatan Transfer Download dan Upload
9. MySpeed PC Lite 3.0e Build 1523
10. Meremote Komputer Melalui Poncell dengan Bluetooth
11. Portable NetStumbler 0.4.0 Build 554: Mendeteksi Wireless Local Area Networks (WLANs)
12. IP Sniffer 1.98.1.5: Protokol analisa untuk memonitor lalu lintas jaringan
13. Join to Domain 1.0.5
14. SiteCafe 2.5.38; Software Biling Warnet Free
15. Connection Manager Lite 1.0; software koneksi modem hp
16. Bandwidth Management and Firewall 1.2.0
17. 2hotspot WiFi Hotspot Software 1.4.0.11
18. Menganalisa Kecepatan Broadband
19. Paket Sniffer Gratis
20. Portable eToolz 3.4.4 kumpulan dari instrumen jaringan seperti NS-Lookup, Ping, traceroute dan Whois.
21. GetByMail 3.0.1.15 : Meremote komputer melalui email
22. SimpleDesktop 2.15 : Software Remote Desktop
23. Remote Control and Monitoring Komputer
24. Portable NetSetMan 2.6.3 : Software untuk mengatur jaringan
25. NeoRouter Network Explorer Portable 0.9.6.1048 : Software untuk mencari komputer yang terhubung dengan jaringan
26. Aplikasi Ponsel Penyadap Telepon dan SMS
27. Bandwith Monitoring : Software untuk memonitor pemakaian Bandwith
28. Software Chating LAN : Software chating untuk pengguna jaringan LAN
29. Bandwidth Controller
30. Software Untuk Mengirim Dan Menerima SMS Gratis
31. Voice Over IP – VOIP : Software untuk menelepon ke HP melalui komputer
32. Microsoft Silverlight, Aplikasi Client-Side Baru
33. Melihat IP Adress Website yang kita Browsing
34. Mengontrol Komputer Melalui Handpone
35. Melihat & Mengontrol Komputer Client
36. Anti Netcut : Software untuk membuat koneksi internet tidak terputus
37. MOG Billing Warnet System Gratis
38. Windows Live Writer : Software untuk mengirim artikel ke website

Hardware pada jaringan komputer terdiri dari beberapa macam jenis. Adapun pembahasan dari hardware pada jaringan komputer itu sendiri adalah sebagai berikut

1. Personal Komputer

Personal komputer atau PC merupakan perangkat utama dalam suatu jaringan komputer. PC inilah yang akan bekerja mengirim dan mengakses data dalam jaringan. Kemampuan suatu PC sangat menentukan sekali unjuk kerja dari jaringan. Semakin tinggi kemampuan suatu PC maka akses yang dilakukan pun akan semakin cepat .

2. Network Internet Card (NIC)

NIC merupakan port yang menghubungkan komputer dengan jaringan. Port atau Card ini bergabung didalam Personal Computer yang menempel pada Main Board. Berdasarkan tipe bus, ada beberapa tipe Network Interface Card (NIC) atau Network Card, yaitu ISA dan PCI . Saat ini jenis Net work Card yang banyak digunakan adalah PCI karena PCI memiliki kemampuan transfer data didalam komputer lebih tinggi dari pada ISA.


3. Pengkabelan

Jaringan komputer pada dasarnya adalah jaringan kabel yang menghubungkan satu sisi dengan sisi yang lain, namun bukan berarti kurva tertutup, bisa jadi merupakan kurva terbuka dengan sebuah terminator diujungnya. Seiring dengan perkembangan teknologi, penghubung antar komputer pun mengalami perkembangan, mulai dari teknologi telegraf yang memanfaatkan gelombang radio hingga teknologi serat optik dan laser.

Pemilihan jeniskabel sangat terkait erat dengan topologi jaringan yang digunakan. Sebagai contoh untuk jenis topologi Ring umumnya menggunakan kabel Fiber Optik (walaupun ada juga yang menggunakan twisted pair). Topologi Bus banyak menggunakan kabel Coaxial. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulituntuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar
benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NI C (Network I nterface Card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi jaringan Star banyak menggunakanj enis kabel UTP.

Ada tiga jenis kabel yang pada umumnya digunakan dalam jaringan,
yaitu:
· Coaxial cable
· Fiber Optik
· Twisted pair
a. Kabel Coaxial

Kabel ini terbagi menjadi dua jenis yaitu thick coaxial cable (mempunyai diameter lumayan besar) dan thin coaxial cable (mempunyai diamet er lebih kecil).
1) Thick coaxial cable

Kabel coaxial jenis ini dispesifikasikan berdasarkan standar IEEE 802.3 10BASE5, dimana kabel ini mempunyai diameter rata-rata 12mm, dan biasanya diberi warna kuning. Kabel jenis ini biasa disebut sebagai Standard Ethernet atau Thick Ethernet ,atau hanya disingkat ThickNet . Kabel Coaxial ini jika digunakan dalam jaringan mempunyai spesifikasi dan aturan sebagai berikut:


1. Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator 50-ohm (dianjurkan menggunakan terminator yang sudah dirakit, bukan menggunakan satu buah resistor 50-ohm 1 watt, sebab resistor mempunyai disipasi tegangan yang cukup lebar).

2. Maksimum 3 segment dengan peralatan terhubung (attached
devices) atau berupa populated segments.

3. Setiap Card Jaringan mempunyai pemancar tambahan
(External Transceiver).

4. Setiap segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan,
termasuk dalam hal ini Repeaters.

5. Maksimum panjang kabel persegment adalah 1.640 feet
(atau sekitar 500 meter).

6. Maksimum jarak antar segment adalah 4.920 feet (atau
sekitar 1500 meter).

7. Setiap segment harus diberi ground.

8. Jarak maksimum antara pencabang dari kabel utama
keperangkat (device) adalah 16 feet (sekitar 5 meter).

9. Jarak minimum antar tap adalah 8 feet (sekitar 2,5 meter)

2) Thin Coaxial Cable

Kabel coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio amatir, terutama untuk Transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar. Untuk digunakan sebagai perangkat jaringan, kabel coaxial jenis ini harus memenuhi standar IEEE 802.3 10BASE2, dimana diameter rata-rata berkisar 5mm dan biasanya berwarna hitam atau warna gelap lainnya. Setiap perangkat (device) dihubungkan dengan BNC Tconnect or.

Kabel jenis ini juga dikenal sebagai Thin Ethernet atau ThinNet . Kabel coaxial jenis ini, misalnya jenis RG-58 A/U at au C/U, jika diimplementasikan dengan Tconnector dan Terminator dalam sebuah jaringan, harus mengikuti aturan sebagai berikut :

1. Setiap ujung kabel diberi terminat or 50 ohm.

2. Panj ang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185 meter)
per segment .

3. Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30
perangkat jaringan (devices).

4. Card Jaringan cukup menggunakan transceiver yang onboard, tidak perlu tambahan transceiver, kecuali untuk repeater.

5. Maksimum ada 3 segment terhubung satu sama lain
(populated segment ).

6. Setiap segment sebaiknya dilengkapi dengan satu
ground.

7. Panjang minimum antar TConnect or adalah 1,5 feet (0.5
meter).

8. Maksimum panjang kabel dalam satu segment adalah
1,818 feet (555 meter)


b. Fiber Optic

Jaringan yang menggunakan Fiber Optic (FO) biasanya perusahaan besar, dikarenakan harga dan proses pemasangannya lebih sulit. Namun demikian, jaringan yang menggunakan FO dari segi kehandalan dan kecepatan tidak diragukan. Kecepatan pengiriman data dengan media FO lebih dari 100Mbps dan bebas pengaruh lingkungan.
Fiber Optic

c. Twisted Pair Ethernet

Kabel Twisted Pair ini terbagi menjadi dua jenis yaitu shielded twisted pair (STP) dan unshielded twisted pair (UTP). STP adalah jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan UTP tidak mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 at au RJ-45. Pada twisted pair (10 BaseT) network, komputer disusun membentuk suatu pola Star. Setiap PC memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada HUB. Twisted pair umumnya lebih handal (reliable) dibandingkan dengan thin coax, karena HUB mempunyai kemampuan data error correction dan meningkatkan kecepatan transmisi.

Saat ini ada beberapa grade atau kategori dari kabel twisted pair. Kategory tersebut dapat dilihat pada tabel dibawah: Pemberian kategori 1/2/3/4/5/6 merupakan kategori spesifikasi untuk masing- masing kabel tembaga dan juga untuk jack. Masing-masing merupakan seri revisi atas kualitas kabel, kualitas pembungkusan kabel (isolator) dan juga untuk kualitas “belitan” (twist) masing- masing pasang kabel. Selain itu juga untuk menentukan besaran frekuensi yang bisa lewat pada sarana kabel tersebut, dan juga kualitas isolator sehingga bisa mengurangi efek induksi antar kabel (noise bisa ditekan sedemikian rupa). Perlu diperhatikan juga, spesifikasi antara CAT5 dan CAT5 enchanced mempunyai standar industri yang sama, namun pada CAT5e sudah dilengkapi dengan insulator untuk mengurangi efek induksi atau electromagnetic interference. Kabel CAT5e bisa digunakan untuk menghubungkan network hingga kecepat an 1Gbps.

4. Modem

Modem atau Modul the Modulator adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk terhubung ke jaringan internet menggunakan kabel telepon.

5. Hub/Switch

HUB atau Switch digunakan untuk menghubungkan setiap nodedalam jaringan LAN. Peralat an ini sering digunakan pada topologi star dan extended star. Perbedaan antara HUB dan Switch adalah kecepatan transfer datanya. Yaitu 10:100 Mbps.

6. Bridge

Bridge adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk memperluas atau memecah jaringan. Bridge berfungsi untuk menghubungkan dan menggabungkan media jaringan yang tidak sama seperti kabel
unshielded twisted pair(UTP) dan kabel fiber-optic, dan untuk
menggabungkan arsitektur jaringan yang berbeda seperti Token Ring
dan Ethernet. Bridge meregenerate sinyal tetapi tidak melakukan
konversi protocol, jadi protocol jaringan yang sama (seperti TCP/IP) harus berjalan kepada kedua segemen jaringan yang terkoneksi ke bridge. Bridge dapat juga mendukungSimple Network Management
Protocol(SNMP), serta memiliki kemampuan diagnosa jaringan. Bridge

hadir dalam tiga tipe dasar yaitu Local, Remote, dan Wireless. Bridge local secara langsung menghubungkan Local Area Network (LAN). Bridge remote yang dapat digunakan untuk membuat sebuah Wide Area Network (WAN) menghubungkan dua atau lebih LAN. Sedangkan wireless bridge dapat digunakan untuk menggabungkan LAN atau menghubungkan mesin-mesin yang jauh ke suatu LAN.
Bridge

Bridge beroperasi mengenali alamat MAC address node asal yang mentransmisi data ke jaringan dan secara automatis membangun sebuah table routing internal. Table ini digunakan untuk menentukan ke segmen mana paket akan di route dan menyediakan kemampuan penyaringan (filtering). Setelah mengetahui ke segmen mana suatu paket hendak disampaikan, bridge akan melanjutkan pengiriman paket secara langsung ke segmen tersebut . Jika bride tidak mengenali alamat tujuan paket, maka paket akan di forward ke semua segmen yang terkoneksi kecuali segmen alamat asalanya. Dan jika alamat tujuan berada dalam segmen yang sama dengan alamat asal, bridge akan menolak paket. Bridge juga melanjutkan paket-paket broadcast ke semua segmen kecuali segmen asalnya.
7. Router

Router adalah peralatan jaringan yang digunakan untuk memperluas atau memecah jaringan dengan melanjutkan paket-paket dari satu jaringan logika ke jaringan yang lain. Router banyak digunakan di dalam internetwork yang besar menggunakan keluarga protocol TCP/IP dan untuk menghubungkan semua host TCP/IP dan Local Area Network (LAN) ke internet menggunakandedicated leased line. Saat ini, masih banyak perusahaan menggunakan router Cisco 2500 series untuk mengkoneksikan dua buah LAN (WAN dengan anggota dua LAN), LAN ke ISP (Internet Service Provider). Koneksi seperti ini menyebabkan semua workstation dapat terkoneksi ke internet selama 24 jam.

Router berisi table-tabel informasi internal yang disebut label routering yang melakukan pencatatan terhadap semua alamat jaringan yang diketahui dan lintasan yang mungkin dilalui. Router membuat jalur paket -paket berdasarkan lintasan yang tersedia dan waktu tempuhnya. Karena menggunakan alamat paket jaringan tujuan, router bekerja hanya jika prot ocol yang dikonfigurasi adalah prot ocol yang routet able seperti TCP/I P atau atau I PX /SPX . Ini berbeda dengan bridge yang bersifat protocol independent .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar